Mengenal Pola Asuh Orang Tua Milenial, Sudah Tahu?

Jumat, 22 November 2019 | Safecare Admin





Pola asuh orang tua sudah tentu akan mempengaruhi tumbuh kembang anaknya, baik secara fisik maupun psikis. Di Indonesia sendiri saat ini sekitar 82% bayi lahir dari kalangan orang tua milenial. Oleh karena itu, berbeda dari pola asuh di era sebelumnya, orang tua milenial justru mendidik anak-anak mereka dengan cara yang unik. Safeian, kamu yang akan atau baru menjadi orang tua pastinya masih meraba-raba bagaimana pola asuh orang tua yang baik untuk anak. Apakah ciri-ciri berikut ini juga kamu lakukan?

 

Lebih percaya informasi di internet

Disadari atau tidak, kamu sebagai orang tua milenial mungkin sering mengakses internet untuk menemukan beragam informasi terkait pola asuh. Cara ini memang tidak sepenuhnya keliru, namun jika kamu mendapatkan informasi dari situs yang kurang kredibel maka sebaiknya jangan langsung dipercaya begitu saja. Di sisi lain, orang tua milenial lebih mudah menemukan informasi tentang perkembangan anak berkat adanya media internet. Dengan begitu, mereka bisa menentukan pola asuh orang tua seperti apa yang cocok untuk diterapkan kepada anak-anaknya.

 

Mendokumentasikan kehidupan anak di media sosial

Nggak hanya dari kalangan artis saja, bahkan di kalangan masyarakat pada umumnya mendokumentasikan kehidupan anak di media sosial menjadi hal yang lumrah. Padahal sudah jelas bahwa pola asuh orang tua yang seperti ini tidak dilakukan oleh generasi sebelumnya. Fenomena ini sebenarnya perlu diwaspadai, sebab menyangkut keamanan dan keselamatan sang anak. Apalagi jika tanpa sengaja kamu sendiri yang justru memberikan detail informasi anak, seperti lokasi sekolah, alamat rumah, sampai nama lengkapnya yang bisa disalahgunakan orang lain.

 

Cenderung melatih anak untuk berani dan percaya diri

Safeian, kalau kamu ingat mungkin orang tua di zaman dulu sering melarang anaknya untuk melakukan ini dan itu. Beruntung, pola asuh orang tua milenial tidak lagi meneruskan yang demikian. Sebaliknya, orang tua milenial cenderung melatih anak-anak untuk berani dan tampil percaya diri di depan banyak orang sejak usia dini. Pola asuh ini tentu saja akan berdampak sangat positif karena anak-anak menjadi lebih mudah bergaul dan beradaptasi dengan lingkungan tempat ia berada.

 

Mengutamakan kualitas pendidikan anak

Kebanyakan orang tua milenial memiliki latar belakang pendidikan tinggi, minimal menyandang gelar sarjana. Sebagai dampaknya, dalam mengasuh anak-anak mereka juga mengutamakan kualitas pendidikan yang akan diberikan. Tak jarang para orang tua milenial rela menghabiskan banyak dana untuk menyekolahkan anak di tempat yang terbaik. Oleh karena itu, sebaiknya setiap orang tua mempersiapkan kondisi finansialnya dengan baik agar anak-anak bisa mendapatkan kualitas pendidikan yang terbaik pula.

 

Terbuka dan mudah menerima perubahan

Pola asuh orang tua milenial juga memberikan kesempatan terciptanya hubungan yang akrab antara anak dan orang tua. Kondisi ini disebabkan, orang tua milenial lebih terbuka dan mudah menerima perubahan zaman. Artinya, mereka tidak segan menjawab pertanyaan anak-anak tentang segala sesuatu yang ingin diketahui. Pola asuh yang menyenangkan, santai, dan edukatif ini tentu akan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak.

 

Di tengah social pressure yang cukup tinggi, sebaiknya pola asuh orang tua selalu diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing anak. Cara ini terbilang lebih bijaksana sebab anak-anak memiliki masa pertumbuhan dan waktu yang berbeda-beda untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Meski memiliki banyak kesibukan di luar mengurus rumah tangga, sebaiknya setiap orang tua milenial menjadikan kebahagiaan anak sebagai prioritasnya.

Tulis Komentar

Login dahulu untuk membuat komentar

Komentar

Belum ada komentar