Manfaat Relaksasi Tubuh dengan Aromaterapi

Sabtu, 6 April 2024 | Safecare Admin



manfaat-relaksasi-dengan-minyak-aromaterapi

Tekanan demi tekanan, pekerjaan yang menumpuk, macet, dan sebagainya merupakan problematika yang umum terjadi di perkotaan. Jika hal itu terjadi secara terus menerus pasti akan membuat seseorang stress dan sakit kepala. Dan berujung pada penurunan tingkat produktivitasnya.

Tentunya masalah tersebut dapat diatasi, salah satunya melalui aplikasi aromaterapi. Aromaterapi diyakini memiliki kemampuan untuk meningkatkan suasana hati dan kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental. 

Aromaterapi merupakan ekstrak yang didapat dari tumbuhan yang sering digunakan sebagai alternatif pengobatan herbal dalam ilmu medis tradisional. Penggunaan aromaterapi umum dilakukan pada tempat-tempat spa untuk kegiatan relaksasi dan pijat.

Aromaterapi dapat merangsang saraf-saraf indra penciuman yang memicu saraf-saraf di otak. Saat udara aromaterapi dihirup, mereka akan memasuki rongga hidung dan merangsang sistem saraf yang mempengaruhi emosi serta sensitivitas tubuh. Aroma dari minyak ini juga mampu merangsang otak untuk menghasilkan hormon serotonin,  suatu hormon yang dapat memperbaiki suasana hati menjadi lebih rileks.

Tidak hanya itu saja, ternyata masih banyak lagi manfaat dari penggunaan aromaterapi untuk tujuan relaksasi, yang beberapa diantaranya akan kami bahas dibawah ini;

 

1. Mengatasi Stress dan Kecemasan

Stres dan kecemasan merupakan dua masalah kesehatan mental yang umum dialami oleh banyak orang di era modern ini. Berbagai faktor seperti tekanan pekerjaan, masalah keuangan, dan tuntutan sosial dapat menyebabkan tingkat stres dan kecemasan menjadi tinggi, yang pada akhirnya dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik seseorang. Salah satu cara alami yang telah terbukti efektif dalam mengatasi masalah ini adalah aromaterapi.

Salah satu manfaat paling terkenal dari aromaterapi adalah kemampuannya dalam meredakan stres dan kecemasan melalui indera penciuman saja. Beberapa bahan-bahan esensial yang umum digunakan dalam praktik aromaterapi seperti lavender, chamomile, dan bergamot telah dikenal memiliki sifat relaksasi yang kuat yang dapat menenangkan pikiran dan tubuh.

Ketika minyak esensial ini dihirup, ekstrak di dalamnya memicu respons relaksasi dalam sistem saraf. Hal ini terjadi karena molekul minyak esensial terhirup dan mengalir ke dalam peredaran darah, serta mulai berinteraksi dengan bagian otak yang bertanggung jawab atas emosi dan mental.

 

2. Meningkatkan Kualitas Tidur

Tidur dalam waktu yang cukup bertujuan untuk memulihkan tubuh dan pikiran, memperbaiki sel-sel yang rusak, dan mengatur berbagai fungsi biologis. Jika seseorang tidurnya kurang, atau terganggu  dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari penurunan kinerja kognitif hingga peningkatan risiko penyakit jantung dan gangguan mood.

Salah satu potensi aromaterapi adalah membantu seseorang tidur lebih nyenyak. Aroma dari minyak esensial mampu meredakan pikiran serta merelaksasi otot tubuh yang tegang, yang kemudian dapat mengurangi stres, kecemasan, dan rasa sakit yang sering mengganggu tidur.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Iranian Red Crescent Medical Journal menyampaikan manfaat terapi minyak esensial dalam meningkatkan kualitas tidur pada ibu yang baru saja melahirkan. Subjek yaang terdiri dari 158 orang dibagi menjadi dua kelompok; satu kelompok diminta untuk menggunakan minyak lavender di malam hari sedangkan yang lain tidak menggunakan aroma. Selama delapan minggu, ibu yang menggunakan minyak lavender tercatat dapat tidur dengan lebih nyenyak.

 

3. Mengurangi Ketegangan Otot

Seringkali kita mengalami rasa nyeri pada sendi, peradangan dan ketegangan pada otot akibat aktivitas fisik yang berlebihan atau gaya hidup yang kurang sehat. Dalam situasi seperti ini, aromaterapi dapat menjadi penyelamat. Campuran minyak aromaterapi yang terbuat dari beberapa bahan aromatik tertentu dapat membantu meredakan nyeri dan ketegangan yang terjadi.

Misalnya, minyak esensial seperti lavender, peppermint, dan rosemary telah terbukti efektif dalam meredakan nyeri otot dan sendi. Lavender memiliki sifat relaksasi yang dapat merilekskan otot-otot yang tegang, sementara peppermint memiliki efek menyegarkan yang dapat mengurangi ketegangan otot. Rosemary juga dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada jaringan otot dan sendi.

 

4. Meningkatkan Mood

Salah satu aspek yang paling menarik dari aromaterapi adalah kemampuannya untuk mempengaruhi mood dan emosi seseorang secara positif. Dengan menggunakan minyak esensial tertentu, seperti lemon, orange, dan bergamot, aromaterapi dapat menjadi alat yang efektif dalam mengatasi emosi sedih dan memicu perasaan bahagia.

Sebuah studi yang dilakuan oleh Institut Kesehatan Amerika menemukan bahwa aroma-aroma tertentu dapat merangsang produksi neurotransmitter tertentu dalam otak yang bertanggung jawab untuk meningkatkan mood dan rasa bahagia, seperti serotonin dan dopamine. Ketika kita menghirup aroma dari minyak esensial jeruk, neurotransmitter ini dilepaskan dalam jumlah yang lebih besar sehingga memicu perasaan senang dan bahagia.

 

5. Mengurangi Gejala Depresi

Depresi adalah gangguan mental yang serius yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan. Meskipun bukan pengobatan utama untuk depresi, aromaterapi dapat menjadi salah satu strategi tambahan yang membantu mengurangi gejalanya. Minyak esensial seperti lavender, frankincense, dan geranium telah terbukti memiliki sifat yang menenangkan dan dapat membantu mengurangi kecemasan serta gejala depresi.

 

6. Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus

Konsentrasi dan fokus yang baik sangat penting untuk produktivitas dan kinerja mental yang optimal. Aromaterapi dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus dengan minyak esensial seperti peppermint, rosemary, dan basil yang memiliki sifat yang merangsang dan menyegarkan pikiran. Menghirup aroma minyak esensial ini atau menggunakan diffuser aromaterapi selama bekerja atau belajar dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi.

 

7. Meningkatkan Sirkulasi Darah

Sirkulasi darah yang baik penting untuk kesehatan jantung dan kesejahteraan umum. Aromaterapi dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dengan minyak esensial seperti cypress, ginger, dan black pepper yang memiliki sifat pemanasan dan meningkatkan aliran darah. Pijatan dengan minyak esensial ini atau mandi aromaterapi dapat membantu merangsang aliran darah dan mengurangi risiko masalah kesehatan terkait dengan sirkulasi darah yang buruk.

Dalam kesimpulan, aromaterapi bukan hanya sekadar pengalaman indra yang menghangatkan, tetapi juga dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Dengan memanfaatkan metode pemanfaatan minyak esensial yang tepat, seseorang dapat mencapai relaksasi tubuh yang mendalam dan meningkatkan kesejahteraan fisik dan juga mentalnya.

 

 

Untuk memaksimalkan penggunaannya, Anda bisa gunakan diffuser merek Safe Care dengan varian Safe Care Diffuser Oil Lemongrass Mint 10 ML. Produk ini memiliki berbagai keunggulan yang tidak hanya membuat kamar tidur terasa lebih menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang signifikan. 

Dengan kandungan 100% pure essential oil tanpa tambahan pelarut, fragrance, dan non alkohol, diffuser ini mampu memberikan aroma natural lemongrass yang menyegarkan. Aroma lemongrass yang dihasilkan juga dapat membantu meringankan sakit kepala, meredakan gejala flu dan pilek, serta mengurangi tingkat stres. Yang tak kalah pentingnya, aromanya yang menenangkan juga membantu meningkatkan kualitas tidur, sehingga saat Anda bangun, Anda bangun dengan keadaan segar serta bertenaga.#yangadaSAFenya 

Tulis Komentar

Login dahulu untuk membuat komentar

Komentar

Belum ada komentar