Penyebab Sakit Pinggang Saat Tidur yang Perlu Diketahui!

Kamis, 16 November 2023 | Safecare Admin



penyebab-sakit-pinggang-saat-tidur

Nyeri pada bagian pinggang merupakan keluhan umum yang sering muncul terkait dengan sensasi nyeri yang dialami oleh banyak individu. Sensasi nyeri yang terjadi di bagian punggung bawah dapat berasal dari berbagai faktor, termasuk tulang belakang, otot, saraf, atau struktur lain yang ada di daerah tersebut. 

Kondisi nyeri pinggang umumnya dipicu oleh cedera pada otot atau sendi di sekitar pinggang, yang dapat disebabkan oleh postur tubuh yang tidak tepat, pengangkatan beban berat, atau gerakan berulang. Selain itu, nyeri pada bagian bawah punggung juga dapat disebabkan oleh gangguan pada organ ginjal, infeksi, atau masalah pada tulang belakang.

Ketika gangguan ini dirasakan saat Anda tidur di malam hari, tentu akan merusak kualitas tidur yang mengakibatkan gangguan kesehatan nantinya. Karena itulah, mengetahui penyebab munculnya gejala nyeri punggung yang membuat tidak nyaman sangat penting agar kita dapat mengatasi dan menemukan solusinya.

 

1. Posisi Tidur Yang Buruk

Posisi tidur yang tidak tepat dapat menjadi faktor risiko utama dalam memicu berbagai keluhan pada tulang belakang, khususnya yang terkait dengan nyeri pada bagian leher, punggung, dan pinggang. Adanya kesalahan dalam cara kita tidur dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan tulang belakang kita secara keseluruhan.

Dikutip dari WebMD tinjauan dari Dr. Jabeen Begum, MD, beberapa penelitian medis telah menunjukkan bahwa keberlanjutan dan kualitas tidur dapat sangat dipengaruhi oleh posisi tidur yang diambil seseorang. Posisi tidur yang tidak benar dapat mengakibatkan peningkatan tekanan pada tulang belakang dan struktur penopang tubuh lainnya, yang pada gilirannya dapat menghasilkan masalah terkait seperti nyeri.

Selain pinggang, nyeri umum yang dapat muncul akibat posisi tidur yang salah adalah nyeri leher. Ketika kepala dan leher tidak mendapatkan dukungan yang memadai selama tidur, otot-otot leher dapat tegang dan menyebabkan rasa sakit. Posisi tidur yang tidak baik juga dapat memengaruhi punggung, menghasilkan tekanan berlebih pada tulang belakang dan menciptakan ketidaknyamanan pada area punggung.

Penting untuk menyadari bahwa setiap individu mungkin memiliki preferensi posisi tidur yang berbeda-beda, dan faktor-faktor seperti kelebihan berat badan, kondisi kesehatan tertentu, atau bahkan kehamilan dapat mempengaruhi pilihan posisi tidur yang nyaman.

 

Baca Juga: Penyebab Pinggang Sebelah Kanan Sakit

 

2. Tempat Tidur Yang Tidak Nyaman

Kasur yang tidak memberikan dukungan yang cukup atau memiliki kelebihan kekerasan dapat menyebabkan tekanan berlebih pada tulang belakang dan otot-otot di sekitarnya. Ketidaknyamanan ini bisa menyebabkan ketegangan dan rasa sakit pada daerah pinggang, terutama ketika seseorang tidur dalam posisi tertentu. 

Ciri-ciri kasur yang nyaman untuk tidur melibatkan beberapa faktor. Pertama, kasur sebaiknya memiliki keempukan yang cukup untuk menyesuaikan dengan kontur tubuh. Keempukan ini harus seimbang sehingga tidak terlalu lembut atau terlalu keras. Keempukan yang pas akan membantu distribusi berat tubuh dengan merata, mengurangi tekanan pada titik-titik tertentu. 

Selain itu, kasur yang baik seharusnya mampu memberikan dukungan yang memadai pada tulang belakang, khususnya di daerah pinggang. Kasur yang nyaman juga memiliki daya tahan yang baik dan mampu mempertahankan keempukannya dalam jangka waktu yang cukup lama.

 

3. Adanya Cedera Otot Atau Ligamen

Sakit pinggang saat tidur dapat berkaitan erat dengan adanya cedera pada otot atau ligamen di daerah pinggang. Otot dan ligamen berperan penting dalam mendukung struktur tulang belakang dan mempertahankan stabilitas tubuh. Jika terjadi cedera pada otot atau ligamen, misalnya akibat posisi tidur yang tidak ergonomis atau gerakan yang tiba-tiba, dapat menyebabkan peradangan dan nyeri pada daerah tersebut. Saat seseorang tidur, posisi tubuh yang kurang tepat atau bantal yang tidak mendukung dapat meningkatkan tekanan pada otot dan ligamen di sekitar pinggang, memperburuk kondisi cedera yang mungkin sudah ada.

Selain itu, cedera otot atau ligamen dapat mengganggu kelancaran gerakan sendi dan menyebabkan ketegangan pada area pinggang saat tubuh beristirahat. Pada beberapa kasus, cedera ini mungkin tidak langsung terasa saat terjadi, namun gejalanya bisa muncul saat tubuh sedang istirahat, terutama saat seseorang tidur. Akibatnya, seseorang dapat mengalami nyeri atau ketidaknyamanan yang signifikan saat berusaha tidur atau ketika bangun tidur.

 

4. Adanya Kelainan Pada Struktur Punggung

Struktur punggung yang tidak normal, seperti skoliosis, lordosis, atau kifosis dapat memberikan tekanan tambahan pada tulang belakang dan otot disekitarnya saat seseorang berbaring tidur. 

Ketidaknormalan ini dapat menciptakan distribusi beban tubuh yang tidak merata, yang pada akhirnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit di area pinggang. Tidak hanya itu, kelainan struktural pada tulang belakang juga mampu mempengaruhi posisi alami tulang belakang selama tidur. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya ketegangan dan iritasi pada saraf yang berlokasi di sekitar area tersebut. 

Sebagai akibatnya, individu yang mengalami masalah struktural pada punggungnya mungkin mengalami gangguan tidur dan kesulitan untuk mencapai posisi yang nyaman selama istirahat malam.

 

Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Bekerja

 

5. Sleep Apnea

Sleep apnea tidak sebaiknya diabaikan karena dapat memiliki dampak serius pada kesehatan. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang dapat menyebabkan sakit pinggang saat tidur. Dikutip dari Website Annapolis Chiropractor tinjauan dari Dr. Bryant Harris, Gangguan ini terjadi ketika saluran napas seseorang tersumbat selama tidur, menyebabkan pernapasan terhenti atau tersendat sendat. Saat terjadi sleep apnea, otot-otot di sekitar tenggorokan dan saluran napas melemah, sehingga udara sulit untuk melewati dengan bebas. 

Akibatnya, tubuh berusaha untuk mengatasi kekurangan oksigen dengan melepaskan hormon stres dan meningkatkan tekanan darah. Ketegangan otot dan peningkatan tekanan darah ini dapat menciptakan ketidaknyamanan dan rasa sakit, termasuk di daerah pinggang.

Selain itu, sleep apnea juga dapat berkontribusi pada munculnya masalah muskuloskeletal, seperti sakit pinggang. Selama episode sleep apnea, seseorang mungkin terbangun secara tidak sadar dengan gerakan tubuh yang tiba-tiba untuk mengatasi kesulitan bernapas. Hal ini dapat menyebabkan posisi tidur yang tidak alami atau tidak nyaman yang dapat mengakibatkan ketegangan dan ketidaknyamanan pada otot-otot pinggang.

 

6. Penyakit Degeneratif Tulang Belakang

Sakit pinggang saat tidur dapat menjadi gejala yang mungkin disebabkan oleh penyakit degeneratif tulang belakang. Dilansir dari Cleveland Clinic, salah satu penyakit degeneratif tulang belakang yang umum adalah osteoarthritis, yang terjadi akibat kerusakan perlahan pada tulang rawan sendi di tulang belakang. Ketika tulang rawan ini menipis dan rusak, tulang dapat bergesekan langsung satu sama lain, menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan, terutama saat tidur dengan posisi tertentu. 

Selain itu, hernia nucleus pulposus atau hernia tulang belakang juga dapat menjadi penyebab sakit pinggang saat tidur. Kondisi ini terjadi ketika inti pulposus, substansi lunak di dalam cakram tulang belakang, menonjol keluar dan menekan saraf-saraf di sekitarnya, yang dapat menghasilkan rasa sakit pada bagian pinggang. Faktor risiko seperti usia, genetika, dan gaya hidup yang kurang sehat juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit degeneratif tulang belakang, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada sakit pinggang saat tidur.

Untuk langkah awal penanganan saat sakit pinggang menyerang, pastikan Anda mengoleskan Safe Care Minyak Angin Strong ke area pinggang yang kaku. Dengan kehangatan yang dimiliki Safe Care Minyak Angin Strong akan meredakan kaku di pinggang secara nyaman.

Tulis Komentar

Login dahulu untuk membuat komentar

Komentar

Belum ada komentar